Senin, 06 Mei 2013

[Pusat Informasi Beasiswa] Tips Mendapatkan Beasiswa Pascasarjana (1)

Pusat Informasi Beasiswa has posted a new item, 'Tips Mendapatkan Beasiswa
Pascasarjana (1)'



Melanjutkan studi di luar negeri bisa ditempuh dengan dana yang minim jika kita
menerima dukungan dana atau financial support.
Sumbernya bisa bermacam-macam, baik dari institusi pemberi beasiswa,
perguruan tinggi yang kita tuju maupun perusahaan mitra yang memberikan
perhatian pada pendidikan.Oleh karena itu, jangan berkecil hati
jika menerima kata "ditolak" dari panitia seleksi beasiswa tertentu.
Upayakan diterima di program studi perguruan tinggi yang Anda tuju.
Kesempatan untuk mendapatkan financial support pun terbuka lebar.Andhika
Sahadewa kembali berbagi wawasan. Kali ini tentang cara memeroleh
beasiswa pascasarjana di Amerika Serikat. Dalam beberapa kondisi, tips
dari calon doktor jurusan Teknik Sipil bidang Geoteknik di University of
Michigan, Ann Arbor juga berguna untuk studi di negara lain."Tips Mendapat
Beasiswa Pascasarjana"Salah
satu cara agar kita bisa kuliah pasca sarjana gratis di Amerika adalah
melalui bantuan keuangan (financial support) dari pihak pemberi
beasiswa, seperti Fullbright, Bank ADB, tempat kerja kita, atau program
beasiswa lainnya. Di Indonesia, pemberi beasiswa tampaknya
menganakemaskan beberapa disiplin ilmu tertentu sehingga mahasiswa dari
bidang lainnya cenderung lebih susah untuk memperoleh beasiswa tersebut.
Namun, teman teman tetap aku sarankan untuk mencoba mengikuti seleksi
program beasiswa. Silahkan teman teman kunjungi AMINEF. AMINEF
merupakan badan yang mengurusi beasiswa Fullbright. Biasanya, deadline
pendaftaran beasiswa Fullbright adalah pada bulan April atau Mei. Bagi
teman teman yang sudah menjadi dosen PTN maupun PTS juga dapat mencoba
melamar program Beasiswa Studi ke Luar Negeri yang diselenggarakan
oleh DIKTI. Sejak tahun 2008, DIKTI menawarkan beasiswa ini kepada dosen
dosen yang sudah diterima di perguruan tinggi maupun sedang belajar
di luar negeri. Informasi lebih lanjut tentang beasiswa ini dapat
dilihat di sini.Cara sekolah gratis di Amerika yang akan dibahas
secara detil di sini berkaitan dengan financial support dari pihak
perguruan tinggi. Secara umum, financial support dari pihak perguruan
tinggi dapat diperoleh melalui tiga kategori, yaitu fellowship, graduate
research assistant, dan graduate teaching assistant. Fellowship
merupakan beasiswa murni yang sangat kompetitif perebutannya. Sementara
itu, graduate research assistant ataupun graduate teaching assistant
merupakan jabatan dimana kita diwajibkan untuk bekerja sebagai asisten
peneliti ataupun pengajar untuk mendapatkan uang saku (stipend) dari
perguruan tinggi. Seluk-beluk graduate research assistant sudah pernah
dibahas dalam sebuah tulisan di blog ini. Salah satu keuntungan jika
kita mendapat salah satu dari financial support tersebut, kita dapat
terbebas dari kewajiban membayar SPP, biaya sekolah lainnya, dan bahkan
biaya asuransi kesehatan. Dengan demikian, boleh dibilang bahwa kita
bisa sekolah gratis di Amerika bila mendapat financial support tersebut.Ada
beberapa status hasil lamaran jika mendaftar ke perguruan tinggi
Amerika. Pertama, status hasil lamaran terbaik adalah kita diterima dan
mendapat financial support. Status berikutnya adalah kita diterima tanpa
financial support. Terakhir, status terburuk adalah kita tidak diterima
di perguruan tinggi tersebut.Dalam tulisan ini, aku fokus untuk
menyampaikan langkah langkah yang mesti teman teman lakukan untuk
dapat memperoleh status diterima dan mendapat financial support (Prosedur
aplikasi sudah pernah dibahas sebelumnya).
Status lamaran diterima tanpa financial support pun tetaplah menjadi
peluang yang bagus jika teman teman memiliki uang untuk biaya kuliah
dan hidup setidaknya untuk tahun pertama. Selanjutnya, teman teman
usahakan untuk berprestasi pada semester pertama agar bisa memperoleh
fellowship, posisi research assistant, ataupun jabatan teaching
assistant di semester semester selanjutnya.Semoga teman-teman dapat financial
supportUntuk
bisa memperoleh financial support kita harus mau memberikan waktu,
tenaga, pikiran, dan uang dalam perjuangan ini. Memang butuh banyak
perjuangan tapi percayalah bahwa jika sukses maka hasilnya insyaAllah
akan benar benar membuat kita bisa bersyukur kegirangan.Maksimalkan nilai-nilai
standardized testUsahakan
memperoleh nilai standardized test (TOEFL, GRE, GMAT, MCAT, DAT, LSAT,
atau PCAT) yang bagus. Aku hanya akan membahas mengenai TOEFL dan GRE
saja karena aku belum punya pengalaman dalam tes GMAT, MCAT, DAT, LSAT,
dan PCAT. Jika kita melamar ke jurusan teknik, untuk memperbesar
kesempatan memperoleh financial support sejak semester pertama, kita
usahakan untuk memperoleh nilai TOEFL PBT setidaknya 600 yang ekivalen
dengan nilai TOEFL IBT 100. Jika kita melamar ke sekolah bisnis/ekonomi,
aku sarankan teman teman untuk memperoleh nilai TOEFL PBT setidaknya
640 ataupun TOEFL IBT minimal 110. Sebagai informasi tambahan, teman
teman dapat memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh financial
support melalui jabatan teaching assistant jika memiliki nilai speaking
TOEFL IBT setidaknya 25.Setiap jurusan dan perguruan tinggi
Amerika memiliki standard prioritas berbeda beda dalam mengevaluasi
nilai GRE. Umumnya, jurusan teknik lebih memprioritaskan nilai GRE
quantitative sedangkan jurusan sastra mungkin lebih memprioritaskan
nilai GRE verbal dan analytical wrting. Jika kita melamar ke jurusan
teknik, usahakan untuk memperoleh nilai GRE quantitative setidaknya 780
dan GRE verbal setidaknya 600.Acuan nilai TOEFL dan GRE yang aku
sebutkan sebelumnya sudah termasuk SANGAT tinggi sehingga kita dengan
percaya diri dapat mendaftar di perguruan tinggi top Amerika jika kita
memiliki nilai tersebut.Jalin hubungan dengan profesorProfesor
profesor di perguruan tinggi Amerika memainkan salah satu peran
penting dalam aktivitas penelitian dan perkuliahan. Setiap profesor
memegang dana proyek penelitian mereka masing masing. Umumnya, mereka
bekerjasama dengan graduate student untuk mengerjakan penelitian yang
ada. Profesor akan bertindak sebagai pembimbing sedangkan graduate
student akan melakukan kegiatan lab dan berbagai aktivitas penelitian
lainnya. Sebagai imbalan atas hasil kerjanya, graduate student yang
berperan sebagai research assistant tersebut akan mendapat financial
support. Selanjutnya, profesor profesor tersebut biasanya juga
membutuhkan teaching assistant untuk membantu mereka dalam kegiatan
perkuliahan. Financial support juga akan diberikan pada graduate student
yang menjadi teaching assistant. Dengan demikian, kita mesti menjalin
hubungan dengan profesor pada masa masa pendaftaran sekolah supaya
kita dapat memperoleh financial support sejak awal kuliah. Ingat, jika
kita cuek dan tidak meminta financial support pada profesor maka kecil
kemungkinan kita untuk mendapatkan financial support.Salah satu
cara yang praktis dalam menjalin hubungan dengan profesor adalah dengan
melalui email. Alamat email mereka bisa kita dapatkan di personal page
mereka yang terdapat di website jurusan atau departement. Dalam personal
page tersebut, mungkin teman teman akan menemukan istilah Asst. Prof,
Assoc. Prof, dan sebagainya. Di bawah ini adalah penjelasan tentang
isitlah istilah tersebut buat teman teman yang masih merasa asing
dengan istilah istilah tersebut :- Assistant Professor (Asst.
Prof) adalah posisi jabatan dari perguruan tinggi untuk orang yang masih
baru atau belum lama menjadi profesor (profesor muda).- Associate Professor
(Assoc. Prof) adalah posisi jabatan profesor kelas menengah, yaitu di atas Asst.
Prof.- Professor (Full Professor) merupakan posisi jabatan yang lebih dikenal
dengan istilah guru besar di Indonesia.-
Emeritus Professor (Eme. Prof) adalah gelar yang diberkan oleh
perguruan tinggi kepada seseorang full professor yang sudah pensiun atas
jasa jasanya bagi perguruan tinggi tersebut. Seorang pensiunan full
professor yang tidak mendapatkan emeritus tidak dapat menggunakan gelar
profesornya lagi.Jangan kecil hati dulu dan takut buat kirim
email ke profesor. Mereka baik baik dan enggak sombong kok. Berikut
ini adalah saran saran dariku untuk menjalin korespondensi dengan
profesor:- Pilih profesor yang masih aktif dalam penelitian.
Keaktifan mereka bisa kita lihat dari publikasi paper yang terpampang di
personal page-nya.- Jika memungkinkan, pilih profesor yang menjadi
pembimbingnya dosen kita dulu waktu di Amerika. Dengan demikian, kita
bisa informasikan ke profesor tersebut bahwa kita adalah murid dari
mahasiswa bimbingannya dulu.- Jika kita kirim email kepada profesor
profesor dari departemen dan perguruan tinggi yang sama, kita kirim
email kepada beberapa profesor dulu. Kalau tidak dapat tanggapan maka
kita bisa kirim email lagi ke beberapa profesor lainnya dari department
dan perguruan tinggi tersebut.Email pertama kita untuk mereka
berisi perkenalan diri singkat dan padat. Kita dapat memberi judul atau
subject Prospective Student untuk email tersebut. Email pertama ini
bisa ditujukan ke profesor Amerika pembimbing dosen Si prospective
student atau profesor yang sama sekali belum ada hubungan dengannya.Jika
email pertama kita mendapat balasan dari profesor, kita dapat memulai
untuk berdiskusi dengannya dalam email selanjutnya. Topik diskusi dapat
kita ambil dari publikasi paper-nya. Dalam email tersebut, kita dapat
memulai menggunakan nama belakangnya saja dalam salam pembuka. Hal ini
ditujukan untuk menghindari kekakuan dan menambah kedekatan kita dengan
profesor. Selanjutnya, jalin korespondensi terus dan jangan sampai balas
balasan email tersebut diputuskan atau disudahi oleh profesor. Kita
dapat membuat balas balasan terus terjadi dengan membuat diskusi yang
menarik.Jika topik diskusi dari satu paper sudah habis maka kita
bisa mencari topik diskusi dari paper-nya yang lain. Kalau profesor
bertanya kepada kita dalam email balasannya maka segera mungkin kita
balas. Namun, jika tidak ada pertanyaan dalam email balasannya maka kita
bisa memberi jeda beberapa hari untuk menulis email selanjutnya.Setelah
beberapa kali balas balasan email dan kita merasa cocok serta ada
peluang untuk menyatakan cinta eh salahmaksudku jika kita sudah merasa
ada peluang untuk bisa bekerja di bawah bimbingannya maka segera kita
nyatakan saja perasaan kita pada profesor tersebut. Kita dapat mengacu
pada Email Penembakan untuk menyatakan perasaan kita. Email ini dapat
diberi judul Research Assistant Possibility. Jangan lupa sertakan CV
dan statement of purpose kita dalam email ini.Umumnya, profesor
profesor juga akan mengajak kita interview melalui telpon ataupun video
call. Hal ini mengindikasikan bahwa kemungkinan besar financial support
insyaAllah akan kita dapatkan. Misi utama kita dalam interview tersebut
adalah supaya semuanya berjalan lancar dan mulus, dan teman teman
dapat financial support. Berikut ini aku tuliskan beberapa saran untuk
menghadapi interview tersebut:1. Buat catatan ringkas tentang
riset profesor, minat riset kita, alasan kita menyukai riset profesor
tersebut, alasan kita memilih perguruan tinggi tersebut, dan kuliah yang
sudah kita ambil.2. Kita mesti percaya diri tapi jangan sombong. Jangan malu
dan tegang.3.
You and me kita selevel dengan profesor. Namun, tetap ingat untuk
sopan. Panggil beliau dengan Doktor + nama belakangnya supaya tidak
kaku.4. Pada saat bicara dengan profesor, yakinkan teman teman
sudah pasti akan ke perguruan tingginnya kalau diterima. Katakan I
really want to work with you I find your work very interesting and I
look forward to doing research in (topik risetnya).5. Jika kita
ditanya apakah masih mempertimbangkan/menginginkan profesor, riset, dan
perguruan tinggi lain, jawabannya adalah NO.6. Hindari kondisi
hening atau tanpa kata dalam interview. Jika kita kehabisan pertanyaan
dan bingung kita dapat menanyakan kepada profesor hal hal umum tentang
riset atau research assistantship, misalnya kita tanya tanggal mulai
riset, sponsor riset, partner kolaborasi dalam riset, dan jangan tanya
durasi riset.7. Jangan pernah berbicara apapun yang berbau negatif, misalnya
tentang Indonesia ataupun sistem kuliah kita.8.
Jangan mengatakan bahwa kita mau bekerja di Amerika setelah selesai
kuliah. Namun, katakan bahwa kita ingin kembali ke Indonesia untuk
berkarir di bidang akademik.9. Jangan minta keputusan dari profesor apakah kita
diterima atau tidak.10. Kalau sudah akhir akhir interview katakan Please let me
know if there is anything else you need from me11. Kalau sudah selesai interview
katakan Thank you very much for this opportunity.sumber







You may view the latest post at
http://pusatbeasiswa.com/

Best regards,
Pusat Informasi Beasiswa
http://pusatbeasiswa.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar