Kamis, 30 Mei 2013

[Cerita] Takut Setan? Alasannya?

Cerita has posted a new item, 'Takut Setan? Alasannya?'




Pernah melewati pohon, atau bangunan atau tempat yang dianggap angker..? mungkin
rata rata pernah, sering, kadang,atau tidak sama sekali. Kesannya memang sungguh
berkesan, deg degan, keringat dingin, merinding disko, dan lain lain. Pada
beberapa orang tertentu justru malah ketagihan dengan sensasinya. Bagi yang
pernah melihat penampakan, itu adalah pengalaman luar biasa, luar biasa
menakutkan. Reaksi yang paling sering setelah mengalaminya, adalah bercerita
dengan orang lain, tentu dengan luapan perasaan menggebu. Bagi yang belum
pernah, pasti berharap dalam dalam agar jangan mengalami apes.
Kenapa sih mereka hobby banget ngeledekin kita..? kenapa sih, dalam kondisi
sedang tidak beribadahpun, mereka getol bahkan cinta mati banget bikin kita
ketakutan, was was, dan kadang menimbulkan parno luar biasa..? Hebatnya, dengan
komponen otak yang kompleks, kita malah memperparahnya dengan halusinasi, baik
halusinasi visual, suara, rasa, hingga bau bauan. Apalagi kalo didukung dengan
hari jumat dan embel embel kliwon, wuiihhh malam akan terasa sangat panjang.
Setan, jin, demit, lelembut atau apalah sebutannya memang setia dengan hobby
lama mereka, dan diyakini hobby ini ada sejak jaman Nabi Adam, turun temurun
diwariskan hingga jaman sekarang, jaman BBM mau naik untuk kesekian kalinya.
Mereka gak bosen bosen, mereka gigih, tak kenal lelah, bahkan mereka punya
banyak sekali ide ide kreatif yang berkembang tiap saat. Team kreatif mereka
memang sangat jago dalam memanagement hobby yang menggairahkan ini. Mereka akan
berjingkrak dan tertawa kegirangan ketika berhasil membuat manusia ketakutan.

Kalo mau mengaitkan dengan masalah keyakinan , disebutkan bahwa golongan partai
jin,setan dan dedengkotnya, mereka jauh tidak lebih baik ketimbang partai
manusia. Manusia, makhluk yang paling sempurna. Lalu apa yang paling kita
takutkan..? bukankah mereka dulu pernah diperintah untuk sujud penghormatan
kepada kita..?Mungkin yang kita takutkan, bukan takut dibunuh setan, tapi takut
karena rupa mereka yang buat level manusia sangat ngeri. Dan pula, wajah serem
mereka, atau bagian tubuh mereka yang gak normal versi kita, sering muncul
dengan tiba tiba, menimbulkan kaget luar biasa, belum lagi backsound ketawa dan
erangan yang memacu imajinasi kita berkecepatan gigabyte. Alhasil ketakutan,
stress hingga gila. Jika pikiran kita kosong, maka sama saja kita mempersilahkan
dia masuk dan merelakan menggunakan tubuh kita seenaknya.

Well, pesona mereka memang tiada duanya. Dingin. Suram, ngeri, dan takut. Saya
punya cerita nyata, Pernah, ada seorang bos, bangsa asing yang mengepalai pabrik
di kota purbalingga Jawa Tengah. Dia adalah orang yang sangat tidak percaya
hantu, jin atau dunia gaib. Suatu malam, selepas pulang dari kantornya yang cuma
bersebelahan, ia melepas lelah sambil duduk santai di sofa, dalam rumahnya. Tiba
tiba channel tivi berubah ubah dengan sendirinya, dan sesekali off, sesekali on.
Wah.. rusak ini Tivi pikirnya.
Kemudian, disampingnya muncul wanita berbaju merah, muka belepotan merah merah,
rambut berantakan sepinggang, melintas cepat. Si bos Cuma diam, tapi ia
penasaran. Namun, ia tak mencoba cari tahu, malah ia beranjak tidur.
Hei sur.. sini kemari.. panggil si bos padfa tukang kebun pagi harinya.
iya pak bos.. Si Sur tergopoh gopoh mendekati si bos yang sedang ngopi ngopi
ganteng di teras rumahnya.
Itu.. ada semalam wanita baju merah masuk rumah.., siapa..? pembantu baru..?
kamu cari tahu kamu.. tanya bos terbata tak lancar bahasa indonesia. Si Sur yang
sudah mengabdi selama 15 tahun itu, mengernyitkan dahi, sepersekian detik
loading, akhirnya Si Sur paham, kuntilanak merah yang memang penunggu pohon
beringin di samping rumah, mulai menampakan diri. Cerita lama sebetulnya.
Oh.. iiyya yaa itu temennya mbak marti, pembantu rumah ini yang baru.. Si Sur
mencoba menutupi, karena tak mau berimbas Si Bos ketakutan dan berbuntut minta
di temani tiap malam.
Oh.. ya sudah.. hei Sur.. itu tivi rusak.. di betulin ya.. semalam hidup mati


You may view the latest post at
http://cerita.biz/

Best regards,
Cerita
http://cerita.biz

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar