Minggu, 12 Mei 2013

[Pakaian.ME] Membuat Kalender Datang Bulan, Siklus Menstruasi Haid dan Masa Subur Kamu

Pakaian.ME has posted a new item, 'Membuat Kalender Datang Bulan, Siklus
Menstruasi Haid dan Masa Subur Kamu'



Setiap wanita mengalami siklus haid berbeda-beda setiap bulan. Ada
yang memiliki siklus haid teratur, tapi ada juga yang sebaliknya. Siklus
haid dipengaruhi oleh beberapa hormon yang diproduksi tubuh. Namun
kondisi psikis seseorang (seperti kelelahan atau stress), juga bisa
mempengaruhi ketidakteraturan siklus haid.

Umumnya sih, siklus haid berkisar antara 21 40 hari. Konon hanya 10 15% wanita
saja lho,
yang mengalami siklus 28 hari. Lalu, bagaimana dengan siklus haid Anda?

Cari tahu kalendar haid Anda melalui langkah-langkah berikut.

Buat catatan kalendar datang bulan minimal 4 bulan.
Lewat kalendar tersebut, tandailah siklus haid setiap bulan.
Siklus haid dimulai dari hari pertama haid hingga tepat satu hari menjelang haid
bulan berikutnya.
Tandai setiap hari pertama dengan tanda silang, lalu hitung hingga tanda silang
berikutnya.
Catatlah kondisi psikis dan emosi Anda di setiap siklus.
Misalkan di bulan Januari, Anda bekerja terlalu berat. Atau misalkan di
bulan Februari, Anda memiliki sejumlah masalah yang sangat membebani
pikiran.
Setelah beberapa bulan, Anda dapat tahu pola siklus Anda dan hal
ini akan membantu Anda untuk memperkirakan siklus pada bulan
berikutnya.
Jika Anda mengalami siklus yang nggak teratur, segera minum KIRANTI sejak 3 hari
sebelum, selama, hingga 3 hari setelah menstruasi, untuk memperlancar datang
bulan Anda.
Namun kalau sering mengalami siklus haid nggak teratur yang di
luar dari perhitungan normal, segera periksakan diri Anda ke dokter.

Boks:
Masa subur
Siklus haid erat kaitannya dengan masa subur karena ada dalam siklus
menstruasi. Masa subur merupakan saat dimana sel telur matang dan siap
dibuahi, yaitu sekitar 12 16 hari menjelang menstruasi berikutnya.
Bagi yang memiliki haid nggak teratur, masa subur bisa diketahui dengan:
1. Buatlah catatan haid 6 bulan terakhir.
2. Hitung siklus terpanjang dengan siklus terpendek.
3. Hari terakhir masa nggak subur = siklus terpendek - 20 hari
4. Hari terakhir masa subur = siklus terpanjang - 10 hari
5. Masa subur = hari terakhir masa nggak subur hingga hari terakhir masa subur.
6. Contoh:
Siklus haid selama 6 bulan terakhir adalah 26, 25, 30, 29, 27, dan 29.
Siklus terpendek = 25 dan siklus terpanjang = 30.
Hari terakhir masa nggak subur = 25 20, yaitu hari ke-5
Hari terakhir masa subur = 30 10, yaitu hari ke-20
Jadi masa subur berada di antara hari ke-5 hingga hari ke-20
Semoga membantu!

sumber: klikdokter(dot)com







You may view the latest post at
http://pakaian.me/


Best regards,
Pakaian.ME
http://pakaian.me

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar