Sabtu, 04 Mei 2013

[Lowongan PNS - http://pns.web.id] Dokter "Nakal" Penuhi Panggilan Inspektorat

Lowongan PNS has posted a new item, 'Dokter "Nakal" Penuhi Panggilan
Inspektorat'

Home Info PNS Dokter "Nakal" Penuhi Panggilan Inspektorat Sekretaris
Inspektorat Nozi Efialis membenarkan, pihaknya telah memeriksa dr. M. Rifki.
Menurutnya, dokter itu dicecar sekitar 20 pertanyaan oleh tim pemeriksa.
Pertanyaan yang diajukan seputar status PNS (pegawai negeri sipil), surat
keputusan (SK), dan izin belajar yang sudah dilaksanakan.
Sayangnya, Nozi enggan menjelaskan hasil dari pemeriksaan itu dengan alasan
dalam proses. Terkait gaji yang selama ini diambil dr. M. Rifki, meski tidak
masuk kerja, Nozi menjelaskan adalah hak PNS.
Dan, tidak ada satu pasal pun dalam PP RI No. 53/2010 tentang Disiplin Pegawai
Negeri Sipil yang mengatur larangan pengambilan gaji bagi PNS. Jadi selama dia
masih berstatus PNS, gaji tersebut memang menjadi haknya, jelas Nozi.
Dia menerangkan, laporan hasil pemeriksaan (LHP) akan direkomendasikan ke
bupati selaku pimpinan. Kemudian LHP menjadi pertimbangan dalam pemberian
sanksi.
Yang memberikan sanksi juga bukan kita, tapi Badan Kepegawaian Daerah (BKD)
berdasarkan hasil rekomendasi ke pimpinan, terangnya seraya menyatakan, pihaknya
masih menunggu LHP dari tim pemeriksa.
Sementara, Ketua Komisi A DPRD Lampura Arnol Alam mengatakan, belum memanggil
dr. M. Rifki. Namun demikian, kemarin pihaknya sudah menggelar rapat internal
dalam membahas berbagai permasalahan dan pengaduan masyarakat ke komisinya. Nah,
untuk masalah dokter spesialis ini kemungkinan pekan depan kami panggil, janji
Arnol.
Diketahui, pengawasan Dinas Kesehatan Lampura terhadap dokter yang bersekolah
mengambil gelar spesialis di bidangnya sangat lemah. Buktinya, dr. M. Rifki
Agung Cahyono, Sp.A. yang telah menyelesaikan studi di Universitas Diponegoro,
Jawa Tengah, sebelumnya tidak diketahui rimbanya.
Pada tahun lalu, dua dokter spesialis, yakni Farida Nurhayati, Sp.T.H.T. dan
Billy, Sp.Rad., yang disekolahkan Pemkab Lampura menggunakan ratusan juta dana
APBD sempat melakukan hal sama.
Sebab, setelah lulus mengambil spesialisasi di bidangnya, kedua dokter
spesialis itu juga tidak jelas rimbanya. Kini kedua dokter itu telah kembali
mengabdi di Lampura. Meskipun, sebelumnya ramai diberitakan sejumlah media massa
di Lampung.(rid/rnn/p6/c3/whk)



You may view the latest post at
http://pns.web.id/


Best regards,
Lowongan PNS - http://pns.web.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar