Selasa, 28 Mei 2013

[Cerita] Tuh keliatan. Fahri : “KPK itu sesat”. Sapa yg jadi penghina?

Cerita has posted a new item, 'Tuh keliatan. Fahri : "KPK itu sesat". Sapa
yg jadi penghina?'




Dalam acara Debat TV One yang tadi malam disiarkan (27/5) menghadirkan bung
Asep (mantan hakim), wakil dari ICW, Fahri Hamzah, dan Sutan Bathoegana. Dalam
debat kali ini adalah mengulas seputar pembubaran partai politik yang dikaitkan
dengan dana penyokong yang berasal dari hasil korupsi.
Seperti yang telah diperkirakan, lagi dan lagi bung Fahri Hamzah, Wasekjen PKS
ini melakukan lontaran blundher. Entah dengan maksud apa, si bung Fahri
melontarkan kalimat pedas. KPK itu sesat. Demikian sepenggal kalimat bung Fahri.
Dipandang dari sisi manapun, rasa-rasanya kalimat tersebut tidaklah mencerminkan
kesantunan dan kesopanan dalam berbicara di depan media ataupun orang banyak.
Terlebih yang bersangkutan adalah merupakan anggota DPR plus merupakan wasekjen
sebuah partai dakwah bernama PKS.
Mengulas kata sesat. Sesungguhnya tidak sembarangan menyematkan kata-kata
tersebut kepada sebuah institusi benama KPK. Sembarangan rasanya. Tak ingatkah
beliau, belum hilang dalam berita kala si Fahri Hamzah gethol memborbardir KPK
yang diakhiri dengan melaporkan Jubir KPK, Johan Budi dengan tuduhan penghinaan
yang merugikan PKS. Tadi malam??? Seolah beliau mengamini tindakan penghinaan
itu. Yang bersangkutan menjadi pelaku penghinaan sendiri. Memvonis KPK sesat???
Oh..sungguh-sungguhlah tak ada kewenangan beliau melontarkan kata-kata yang tak
pantas itu meskipun dengan alibi sebagai dewan yang terhormat. Sebagai warga
negara, saya menyayangkan lontaran ucapan yang tidak pantas itu. Telinga publik
sudah cukup dikecewakan kala terlontar kata brengsek dari seorang anggota dewan
plus kader partai dakwah ini. Emosi ya emosi namun janganlah sakiti kepercayaan
warga Indonesia yang memilihnya dahulu.
Sekarang, biarlah publik menilai
Siapakah yang sesungguhnya melakukan penghinaan??


You may view the latest post at
http://cerita.biz/

Best regards,
Cerita
http://cerita.biz

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar